1. Konsentrasi
Larutan dengan konsentrasi yang besar (pekat) mengandung partikel yang lebih rapat, jika dibandingkan dengan larutan encer. Semakin tinggi konsentrasi berarti semakin banyak molekul-molekul dalam setiap satuan luas ruangan, akibatnya tumbukan antar molekul makin sering terjadi dan reaksi berlangsung semakin cepat.
Showing posts with label Kimia Anorganik. Show all posts
Showing posts with label Kimia Anorganik. Show all posts
Monday, May 23, 2011
Tuesday, May 17, 2011
Penentuan Berat Molekul Rata-Rata Jumlah ( Mn) dan Berat (Mw)
Berat Molekul Rata-Rata Jumlah ( Mn) dan Berat (Mw)
Berat molekul merupakan variabel yang teristimewa penting sebab berhubungan langsung dengan sifat kimia polimer. Umumnya polimer dengan berat molekul tinggi mempunyai sifat yang lebih kuat.
Polimer – polimer diangggap memiliki berat molekul yang berkisar antara ribuan hingga jutaan dengan berat molekul optimum yang bergantung pada struktur kimia dan penerapannya.
Berat molekul merupakan variabel yang teristimewa penting sebab berhubungan langsung dengan sifat kimia polimer. Umumnya polimer dengan berat molekul tinggi mempunyai sifat yang lebih kuat.
Polimer – polimer diangggap memiliki berat molekul yang berkisar antara ribuan hingga jutaan dengan berat molekul optimum yang bergantung pada struktur kimia dan penerapannya.
Label:
Kimia Anorganik,
Kimia Dasar,
Kimia Fisik
Sunday, May 15, 2011
Definisi Reaksi Fusi - Fisi
Definisi reaksi fusi adalah reaksi penggabungan beberapa inti ringan, disertai pengeluaran energy yang sangat besar. Proses ini merupakan kebalikan dari fisi, tetapi hasil terakhir sama yaitu energy yang dahsyat.
Perbedaan fisi dan fusi adalah pada prosesnya. Pada fisi, atom berat terbelah menjadi dua, sebaliknya pada fusi, atom ringan bergabung menjadi satu.
Perbedaan fisi dan fusi adalah pada prosesnya. Pada fisi, atom berat terbelah menjadi dua, sebaliknya pada fusi, atom ringan bergabung menjadi satu.
Label:
Kimia Anorganik,
Radiokimia,
Teknologi
Radionuklida Alam
Di alam ini terdapat berbagai radionuklida alam. Secara kuantitas, yang paling banyak keberadaannya adalah kalium-40, nuklida deret uranium, nuklida deret thorium, dan semuanya ini disebut radionuklida primordial, yaitu radionuklida yang sudah ada di kerak bumi sejak terbentuknya alam semesta. Selain itu, ada radionuklida alam yang lain yang jumlahnya relatif kecil, yaitu berbagai radionuklida seperti nuklida kosmogenik (nuklida hasil interaksi dari radiasi kosmik), yang terjadi karena interaksi antara radiasi kosmik dengan udara, dan nuklida produk peluruhan spontan nuklida dapat belah.
Label:
Artikel kimia,
Kimia Anorganik,
Kimia Dasar,
Radiokimia
Sunday, April 3, 2011
Label:
Kimia Anorganik,
Kimia Dasar
Tuesday, January 11, 2011
Vitamin
Hewan tingkat tinggi dan banyak mikroorganisme tidak mempunyai kemampuan, untuk mengadakan biositensis zat-zat tertentu yang perlu untuk metabolisme secara normal. Molekul-molekul ini yang merupakan zat gizi organik, yang dibutuhkan dalam jumlah kecil pada makanan manusia dan sebagian besar hewan untuk pertumbuhan dan fungsinya yang baik, disebut vitamin, yang merupakan prekwensi esensial dari berbagai koenzim.
Label:
Biokimia,
Kimia Anorganik
Monday, January 10, 2011
Sejarah, Fungsi, dan Struktur Zeolit
Sejarah Zeolit
Semenjak awal tahun 1940-an, ilmuwan Union Carbide telah memulai penelitiannya untuk mensintesis zeolit dan mereka berhasil mensintesis zeolit A dan X murni pada tahun 1950. Penemuan zeolit di dunia dimulai dengan ditemukannya Stilbit pada tahun 1756 oleh seorang ilmuwan bernama A. F. Constedt. Constedt menggambarkan kekhasan mineral ini ketika berada dalam pemanasan terlihat seperti mendidih karena molekulnya kehilangan air dengan sangat cepat.
Label:
Kimia Anorganik,
Kimia bahan
Saturday, January 1, 2011
LARUTAN ELEKTROLIT DAN KONSEP REDOKS
1) Larutan Elektrolit dan Non Elektrolit
Contoh : HCl, H2SO4, NaOH, NaCl
- Larutan elektrolit adalah larutan yang dapat menghantarkan arus listrik.
- Larutan elektrolit dapat berupa asam, basa maupun garam.
Contoh : HCl, H2SO4, NaOH, NaCl
Label:
Kimia Anorganik
Pengertian Oksidasi dan Reduksi (Redoks)
Pengertian oksidasi dan reduksi disini lebih melihat dari segi transfer oksigen, hidrogen dan elektron. Disini akan juga dijelaskan mengenai zat pengoksidasi (oksidator) dan zat pereduksi (reduktor).Oksidasi dan reduksi dalam hal transfer oksigen
Label:
Kimia Anorganik
Tuesday, December 21, 2010
Perkembangan Teori Atom
Orang-orang Yunani dan India bersama-sama mereka membayangkan hal yang dibuat dari bola bisa dipecahkan kecil: atom. Pada 460 SM seorang filsuf Yunani, Democritus menanyakan pertanyaan ini: Jika anda mematahkan sepotong materi, dan kemudian mematahkan lagi, berapa banyak istirahat yang harus Anda lakukan sebelum Anda dapat mematahkan itu tidak lebih lanjut? Democritus berpikir bahwa itu berakhir di beberapa titik, sedikit kemungkinan terkecil dari materi.
Label:
Kimia Anorganik,
Kimia Dasar
Wednesday, December 1, 2010
Koloid ,Jenis, dan Sifatnya
Melalui sifat sifat difusi Thomas graham membedakan zat menjadi beberapa jenis :
Diameter partikel suspensi kasar, koloid dan larutan sejati sebagai berikut :
- Zat yang mudah berdifusi biasanya berbentuk Kristal dalam keadaan padat biasanya disebut Kristaloid.
- Zat yang sukar berdifusi disebut koloid, berasal dari kata yunani, yaitu “kola” yang artinya perekat atau lem.
Diameter partikel suspensi kasar, koloid dan larutan sejati sebagai berikut :
- Suspensi kasar, disperse > 10^-7m
- Koloid,diameter partikel 10^-7m – 10^-9m
- Larutan sejati diameter molekul/ion < 10^-9m
Sunday, November 28, 2010
Apakah teknik radiokarbon dapat digunakan untuk mengetahui umur apa saja?
Teknik ini tidak akan menolong kita jika yang ingin kita ketahui umurnya masih hidup, misalnya teman mengobrol kita lewat internet yang mengaku 25 tahun. Penentuan umur menggunakan teknik radiokarbon (radiocarbon dating) berguna untuk menentukan umur tumbuhan atau sisa hewan yang mati sekitar lima ratus hingga lima puluh ribu tahun lampau.
Thursday, November 18, 2010
Natrium Klorida
Natrium klorida, dikenal juga sebagai garam, garam dapur, garam meja, atau garam karang , merupakan senyawa ionik dengan rumus NaCl . Natrium klorida adalah garam yang paling bertanggung jawab atas salinitas dari laut dan dari cairan ekstraselular dari multisel banyak organisme . Sebagai bahan utama dalam garam yang dapat dimakan ini , biasanya digunakan sebagai bumbu dan makanan pengawet .
Label:
Fakta Sains,
Kimia Anorganik,
Kimia bahan
Subscribe to:
Posts (Atom)
did not find what you were looking for? try "search article"
