Laman

Showing posts with label Kimia organik. Show all posts
Showing posts with label Kimia organik. Show all posts

Friday, April 15, 2011

Enzim Sebagai Katalisator


Enzim adalah protein yang berfungsi sebagai katalisator untuk reaksi-reaksi kimia didalam sistem biologi. Katalisator mempercepat reaksi kimia. Walaupun katalisator ikut serta dalam reaksi, ia kembali ke keadaan semula bila reeaksi telah selesai. Enzim adalah katalisator protein untuk reaksi-reaksi kimia pasa sistem biologi. sebagian besar reaksi tersebut tidak dikatalis oleh enzim.
Related Posts Widget for Blogger

Wednesday, February 23, 2011

Penetapan kadar sefadroxil secara spektrofotometri visibel

Abstrak

Metode spektrofotometri visibel dapat digunakan sebagai alternatif untuk menentukan kadar sefadroksil dalam sediaan farmasi. Metode ini didasarkan pada terbentuknya produk berwarna kuning (λmaks 367 nm) dari reaksi antara sefadroksil dengan hasil kondensasi 2 mol etil asetoasetat dan 1 mol formaldehid dalam suasana asam (pH 3,5) pada 45°C selama 20
menit. Kadar sefadroksil dihitung menggunakan kurva baku Y = 1,6063 X + 0,1634, r = 0,9932, p = 0,001 dan Vxo = 9,7%. Hasil aplikasi metode tersebut untuk penentuan kadar sefadroksil dalam kapsul sefadroksil ”X” dengan bobot rata-rata isi 562,4 mg/kapsul diperoleh kadar sefadroksil
490,5 mg/kapsul dengan CV = 0,89% dan perolehan kembali 102,88% (CV = 0,67%).
Related Posts Widget for Blogger

Saturday, January 1, 2011

Konsep Sifat Optik dan Kiralitas Senyawa Organik

Louis Pasteur mungkin lebih dikenal dalam sumbangannya di bidang mikrobiologi ketimbang ilmu kimia. Penemuan-penemuannya di bidang mikrobiologi telah membuatnya terkenal, seperti penjelasannya tentang teknik fermentasi, sterilisasi makanan (pasteurisasi), dan vaksin rabies. Namun, sebenarnya Pasteur memulai karirnya di bidang ilmu kimia. Bahkan, Pasteur memberikan sebuah sumbangan besar di bidang kimia organik mengenai struktur molekul.
Related Posts Widget for Blogger

Monday, December 20, 2010

Reaksi Analisa Protein

Analisis protein dapat dilakukan dengan dua metode, yaitu ; Secara kualitatif terdiri atas ; reaksi Xantoprotein, reaksi Hopkins-Cole, reaksi Millon, reaksi Nitroprusida, dan reaksi Sakaguchi.
Secara kuantitatif terdiri dari ; metode Kjeldahl, metode titrasi formol, metode Lowry, metode spektrofotometri visible (Biuret), dan metode spektrofotometri UV.

Related Posts Widget for Blogger

Monday, December 13, 2010

Definisi, tata nama dan klasifikasi Ilmu Polimer

MAKROMOLEKUL adalah molekul raksasa (giant) dimana paling sedikit seribu atom terikat bersama oleh ikatan kovalen. Makromolekul ini mungkin rantai linear, bercabang, atau jaringan tiga dimensi.


Related Posts Widget for Blogger

Wednesday, December 1, 2010

Koloid ,Jenis, dan Sifatnya

Melalui sifat sifat difusi Thomas graham membedakan zat menjadi beberapa jenis :
  • Zat yang mudah berdifusi biasanya berbentuk Kristal dalam keadaan padat biasanya disebut Kristaloid.
  • Zat yang sukar berdifusi disebut koloid, berasal dari kata yunani, yaitu “kola” yang artinya perekat atau lem.


Diameter partikel suspensi kasar, koloid dan larutan sejati sebagai berikut :
  • Suspensi kasar, disperse > 10^-7m
  • Koloid,diameter partikel 10^-7m – 10^-9m
  • Larutan sejati diameter molekul/ion < 10^-9m

Related Posts Widget for Blogger

Monday, November 29, 2010

PROTEIN

Protein merupakan salah satu kelompok bahan makanan makronutrien. Tidak seperti bahan makronutrien lain (lemak dan karbohidrat), protein berperanan lebih penting dalam pembentukan biomolekul daripada sumber energi. kandungan energy protein rata – rata setara denga energy karbohidrat.

Struktur dalam protein ini mengandung senyawaan N, selain C, H, O seperti karbohidrat dan lemak, kadang kadang P, Fe, dan Cu (sebagai senyawa kompleks dengan Cu).

Related Posts Widget for Blogger

Saturday, November 27, 2010

Polisakarida (Karbohidrat)

Istilah karbohidrat berasal dari hidrat dan karbon karena karbohidrat merupakan senyawa yang terbentuk dari molekul karbon, hidrogen dan oksigen. Sebagai salah satu jenis zat gizi, fungsi utama karbohidrat adalah penghasil energi di dalam tubuh. Namun demikian penamaan ini tidak tepat karena hidrat yang melekat pada gugus karbon bukanlah hidrat yang sebenarnya.

Related Posts Widget for Blogger
did not find what you were looking for? try "search article"