Laman

Sunday, March 27, 2011

Colchicine Bermanfaat Untuk Mencegah PPS (Post-pericardiotomy syndrome)


Colchicine aman dan efektif sebagai terapi pencegahan PPS (Post-pericardiotomy syndrome) dan mengurangi risiko terjadinya PPS menyusul ilakukannya tindakan bedah jantung. Kesimpulan ini merupakan hasil penelitian COPPS (COlchicine for the Prevention of the Post-pericardiotomy Syndrome) yang diakukan oleh dr. Massimo Imazio dan rekan dari Department of Cardiology, Maria Vittoria Hospital, Torino, Italia. Hasil penelitian ini juga telah dipublikasikan dalam European Heart Journal.

PPS merupakan komplikasi yang sangat merepotkan menyusul dilakukannya tindakan bedah jantung. PPS dapat terjadi setelah beberapa hari hingga beberapa minggu pasca-operasi bedah jantung pada 10 - 40% pasien. Terapi yang tersedia hingga saat ini hanyalah terapi secara empiris, yang bergantung pada aspirin atau obat-obat golongan NSAID (non-steroidal anti-inflammatory drugs). Pada pasien-pasien yang tidak berespon terhadap NSAID atau dikontraindikasikan menggunakan NSAID, dapat dipertimbangkan untuk diberikan kortikosteroid. Walau demikian, hingga kini, tidak ada tatalaksana farmakologik pencegahan (baik dengan menggunakan NSAID maupun kortikosteroid) yang terbukti efektif dalam mencegah PPS. Hingga kini belum tersedia obat yang terbukti efektif untuk mencegah PPS (post-pericardiotomy syndrome), namun beberapa ahli memperlirakan bahwa colchicine aman dan efektif sebagai terapi dan pencegahan perikarditis.

Penelitian COPPS (COlchicine for the Prevention of the Post-pericardiotomy Syndrome) dilakukan untuk mengetahui efektfifitas dan keamanan penggunaan colchicine sebagai pencegahan primer untuk PPS. Penelitian COPPS merupakan penelitian multisenter, acak, tersamar ganda, yang melibatkan 360 pasien dengan rata-rata usia 65.7 ± 12,3 tahun, dengan melibatkan pasien yang 66% terdiri dari pria. Pasien secara acak dibagi menjadi 2 kelompok: 1) kelompok colchicine (n=180) diterapi dengan colchicine 1,0 mg dua kali sehari untuk hari pertama, yang dilanjutkan dengan dosis rumatan 0,5 mg dua kali sehari selama 1 bulan pada pasien dengan berat badan =70 kg. Dosis setengahnya diberikan bagi pasien dengan berat badan <70>

Hasil penelitian memperlihatkan bahwa colchicine secara bermakna mengurangi kejadian PPS pada bulan ke-12yaitu masing-masing sebesar 8,9% (cochicine) dan 21,1% (plasebo) dengan p=0,002. Selain itu, colchicine juga mengurangi endpoin sekunder secara bermakna. Efek samping, yang terutama merupakan gangguan gastrointestinal tidak berbeda secara bermakna antar kedua kelompok penelitian.

Para peneliti menyimpulkan bahwa pemberian colchicine aman dan efektif sebagai pencegahan PPS dan dapat menurunkan kemungkinan terjadinya PPS setelah tindakan bedah jantung. Hasil penelitian ini sangat penting untuk mengatasi PPS karena belum banyak terapi farmakologik yang efektif dalam mengatasi hal ini.

Sumber : kalbe.co.id

Related Posts Widget for Blogger

No comments:

Post a Comment

did not find what you were looking for? try "search article"