Laman

Thursday, December 9, 2010

Mekanika Kuantum

Mekanika kuantum dikembangakan melalui pendekatan-pendekatan oleh Erwin Schrodinger, Warner Heisenberg dan lain-lain pada tahun 1952-1926 di tempat yang terpisah.

Mekanika kuantum timbul saat mekanika klasik dianggap tidak mampu menjelaskan banyaknya fakta eksperimen yang menyangkut perilaku sistem yang berukuran atom, bahkan teori mekanika klasik memberi distribusi spektral yang salah radiasi dari suatu rongga yang dipanasi.


Mekanika kuantum menghasilkan hubungan antara kuantitas yang teramati, tatapi prinsip ketidaktentuan menyebutkan bahwa kuantitas teramati bersifat berbeda dalam kawasan atomik. Dalam mekanika kuantum kedudukan dan momentum awal partikel tidak dapat diperoleh dengan ketelitian yang cukup.



Perbedaan mekanika Newton dan Mekanika Newton:

Mekanika Newton :

1. Kedudukan awal dapat ditentukan

2. Momentum awal

3. Gaya – gaya yang bereaksi padanya

4. Kuatitas teramati dengan teliti

5. Keadaan awal dan akhir dapat ditentukan dengan teliti

Mekanika Kuantum :


1. kuantitas dapat teramati

2. Kuantitas teramati bersifat berbeda dengan atomik

3. Kedudukan dan momentum awal tidak dapat dipereoleh dengan ketelitian yang cukup



Selengkapnya tentang Mekanika Kuantum silahkan download file dibawah ini :


http://www.ziddu.com/download/12894795/MekanikaKuantum.doc.html

http://www.ziddu.com/download/12894796/mekanika-quantum.pdf.html
Related Posts Widget for Blogger

No comments:

Post a Comment

did not find what you were looking for? try "search article"