Sunday, April 3, 2011

Indeks Massa Tubuh


Kamis, 31 Maret 2011 - Bila anda pernah mencoba bertubuh seksi, mungkin kamu pernah mendengar konsep BMI atau Body Mass Index (IMT – Indeks Massa Tubuh). Konsep ini usianya sudah lebih dari seratus tahun. Kurang lebih, BMI artinya berat badan dibagi tinggi badan. Kalau ia berada di atas batas tertentu, kamu berarti gemuk.

Masalahnya, otot lebih berat daripada lemak. Memang, satu kilogram otot beratnya sama dengan satu kilogram lemak. Tapi, otot lebih padat dari lemak. Ukuran otot satu kilogram lebih kecil dari ukuran lemak satu kilogram. Jadi berdasarkan konsep BMI, banyak orang kekar yang sehat secara fisik akan memiliki BMI di atas batas gemuk, dan karenanya menurut konsep BMI, mereka kegemukan. Itu mengapa kami katakan kalau batas BMI untuk kegemukan itu hanya omong kosong.

Keunggulan dari BMI adalah ia mudah dihitung. Berat dalam kilogram dibagi tinggi dalam meter dikuadratkan. Jadi kalau beratmu 68 kg dan tinggimu 1.65 meter, maka BMI mu adalah 68/(1.65^2) = 68/2.72 = 25.

Hitung sendiri di sini : http://www.nhlbisupport.com/bmi/bmi-m.htm

BMI hanya berlaku untuk orang dewasa. Berdasarkan BMI, orang mengira lemak tubuh dapat dihitung. Klasifikasi BMI untuk orang dewasa dinyatakan dengan jelas: BMI kurang atau sama dengan 18.5 dinilai kurus; 18.6 hingga 24.9 dinilai normal; dari 25 hingga 29.9 dipandang gemuk; 30 hingga 34,9 dinilai obesitas kelas I; 35 hingga 39,9 digolongkan obesitas kelas II dan diatas 40 adalah obesitas kelas III. Karena BMI hanya membandingkan berat dan tinggi badan dan bukan komposisi berat tersebut, sebagian orang dapat digolongkan kegemukan padahal ia sekekar Ade Ray.

BMI katanya berkorelasi dengan cepat mati. Jadi orang yang BMI nya tinggi cenderung cepat mati karena kelebihan lemak. Tapi orang-orang kekar yang sehat kemungkinan kecil mati muda kan?

Dr David Haslam dari Forum Obesitas Nasional AS menyarankan mengganti BMI dengan pengukuran lingkar pinggang. Dengan cara ini, kita dapat membedakan orang kegemukan dengan berotot.

Orang ini kegemukan

Tapi anda tidak perlu merasa kalau BMI tidak ada gunanya sama sekali, seperti horoskop. Namun ia membantu mempertimbangkan hal-hal penting seperti pekerjaan sebagai polisi atau pemadam kebakaran, pekerjaan militer khusus atau menentukan apakah anda layak dibedah.

Sumber : www.faktailmiah.com

Referensi

  1. Center for Medicare and Medicaid Services
  2. Guardian. November 2006. The BMI Myth
  3. Weight-Control Information Network
Related Posts Widget for Blogger

No comments:

Post a Comment

did not find what you were looking for? try "search article"