Saturday, April 30, 2011

Lubang Hitam Gentayangan

Bukan hanya bintang-bintang ada yang bergentayangan secara acak di alam semesta. Sains juga telah menemukan kalau lubang hitam juga dapat bergerak maju dengan kecepatan tinggi.




Lubang hitam dari massa bintang terbentuk ketika bintang berat runtuh dalam sebuah supernova di akhir hayatnya. Setelah lubang hitam terbentuk, ia dapat terus tumbuh dengan menyerap massa di sekelilingnya. Dengan menyerap bintang lain dan bersatu dengan lubang hitam lainnya, lubang hitam supermasif dari jutaan massa matahari dapat terbentuk.
Rapat tahunan Masyarakat Astronomi Amerika di Texas tanggal 9 Januari 2008 bertemakan lubang hitam. Baru saja peneliti lain melaporkan kalau materi gelap berperan penting dalam cakram panas yang terbentuk disekitar lubang hitam pemangsa tetangganya.
Kemudian giliran astronom Holley-Bockelmann. Beliau melaporkan hasil simulasi superkomputer yang dibuat timnya. Simulasinya menunjukkan dua lubang hitam, berbeda ukuran dan kecepatan putar, menyatu. Yang mengejutkan adalah, setelah menyatu, lubang hitam yang terbentuk terlontar dari posisi penyatuannya ke arah manasuka dengan kecepatan 4 ribu kilometer per detik.
Ada sekitar 200 kluster bola di halo luar Bima Sakti. Model simulasi meramalkan kalau hanya lima hingga 30 kluster ini yang cukup massif untuk mempertahankan rengkuhan gravitasi pada lubang hitam berukuran sedang yang terbentuk di dalamnya. Hasilnya tersisa sedikitnya 170 lubang hitam yang berkeliaran di mana-mana di galaksi kita. Itu belum menghitung lubang hitam yang terbentuk di dalam galaksi kita sendiri. Faktanya, mungkin ada ratusan lubang hitam gentayangan yang mungkin ada di galaksi Bima Sakti kita.
Bahaya yang dapat diberikannya? Hujan komet. Lubang hitam itu kemungkinan besar akan menyenggol kabut Oort yang melindungi tata surya, menyerap sebagian inti komet yang ada di dekatnya sementara melontarkan sebagian lagi ke arah tata surya, termasuk Bumi. Sebagian itu berarti sangat banyak. Kemungkinan terburuk adalah ia menembus kabut Oort dan langsung mengarah ke Bumi.
Parahnya, lubang hitam tidak memancarkan sinyal apapun kecuali radiasi Hawking. Karena radiasi Hawking sendiri sangat lemah bahkan bagi astrofisika sekalipun, mustahil mendeteksi lubang hitam dari Bumi secara langsung. Pengecualiannya hanya pada kilatan kepunahan lubang hitam yang habis menguap lewat radiasi ini. Selama ini belum ditemukan adanya kilat kematian lubang hitam itu di antariksa.
Astrofisikawan hanya bisa mencari lubang hitam dengan pengamatan tidak langsung. Bila lubang hitam tersebut kebetulan tidak sedang bergentayangan di ruang kosong antar bintang, ia dapat dideteksi. Baik dengan melihat gangguan gravitasi di benda langit atau lewat perlintasannya di depan sumber cahaya terang di lihat dari Bumi.
Referensi
Anne Minard. January 10, 2008. Hundreds of “Rogue” Black Holes May Roam Milky Way. National Geographic News
Ker Than. 10 January 2008. Earth under threat from rogue black holes. Cosmos Online
Wikipedia. Black Hole
Sumber : www.faktailmiah.com
Related Posts Widget for Blogger

No comments:

Post a Comment

did not find what you were looking for? try "search article"