Saturday, January 1, 2011

Konsep Sifat Optik dan Kiralitas Senyawa Organik

Louis Pasteur mungkin lebih dikenal dalam sumbangannya di bidang mikrobiologi ketimbang ilmu kimia. Penemuan-penemuannya di bidang mikrobiologi telah membuatnya terkenal, seperti penjelasannya tentang teknik fermentasi, sterilisasi makanan (pasteurisasi), dan vaksin rabies. Namun, sebenarnya Pasteur memulai karirnya di bidang ilmu kimia. Bahkan, Pasteur memberikan sebuah sumbangan besar di bidang kimia organik mengenai struktur molekul.
Pada tahun 1848, ketika berusia 25 tahun, Pasteur melakukan penemuan penting mengenai adanya dua macam kristal ammonium tartarat dan bahwa kedua macam kristal ini merupakan bayangan cermin satu dari yang lain.

Dengan susah payah Pasteur memisahkan kristal ’kiri’ dan kristal ‘kanan’ dengan menggunakan pinset. Dengan takjub ia jumpai:
  1. suatu larutan campuran asli kristal-kristal itu tidak memutar bidang polarisasi cahaya;
  2. suatu larutan kristal-kristal kiri ternyata memutar bidang polarisasi cahaya;
  3. suatu larutan kristal-kristal kanan juga memutar bidang polarisasi cahaya, secara eksak sama besar, tetapi dengan arah yang berlawanan.

Rene Vallery-Radot di dalam buku The Life of Pasteur (1902) menyampaikan bahwa ilmuwan muda tersebut sangat gembira dengan penemuannya sehingga ia, ’seperti halnya Archimedes’, bergegas keluar dari laboratoriumnya dan berseru ’Saya berhasil!’.

Percobaan kristalografi Pasteur menjadi topik diskusi menarik di antara ahli kimia di Paris, dan berita tersebut dengan cepat didengar oleh Jean Baptise Biot, ahli fisika yang telah membuat penemuan-penemuan penting tentang perputaran sinar terpolarisasi yang dilakukan oleh kristal. Biot bersikap skeptis terhadap penemuan Pasteur. Ia meminta Pasteur mengulangi percobaan tersebut di depannya. Pasteur melakukannya dengan menggunakan larutan-larutan yang dibuat oleh Biot sendiri dan menghasilkan kristal. Ketika melihat kristal bertangan kiri memutar bidang polarisasi ke kiri, Biot tidak melanjutkan pengukuran, tetapi memegang bahu Pasteur muda dab dengan emosi berkata, ”Anakku, saya sangat mencintai ilmu pengetahuan sepanjang hidup saya, dan yang ini sangat menyentuh hati saya” (Vallery-Radot, hlm.54).

Penjelasan mengenai hubungan aktivitas optis dan geometri molekul baru bisa dijelaskan 25 tahun kemudian oleh dua kimiawan muda, Jacobus Van’t Hoff dan Joseph Babel.

Selengkapnya silahkan download file dibawah ini :

http://www.ziddu.com/download/13212911/kiralitas-senyawa.doc.html
Related Posts Widget for Blogger

No comments:

Post a Comment

did not find what you were looking for? try "search article"